SENI BUDAYA KELAS 7 (12-11-2020)

 Assalamualaikum wr.wb 😊

Sebelum masuk ke materi, Saya ingatkan dulu yang belum mengerjakan PH 2 Untuk segera mengerjakan ya, untuk mempermudah memasukan ke rapot, 

Berikut ini nama-nama yang sudah mengerjakan 👍

Refi ristiyana7b


Lulu febriana7a
Mufit Rohman7a
Fifi Andri yani7a
Riski sofiana7a
Fathul Maarif7a
Isna setiyawati7b
idham safawi7a
cintia dhiniyati7a
Ardi juhami7b
Tegar Ahmad latif7a
Tawakal7b
Ahmad ikhsan7b
cintia dhiniyati7a
Diatun soliha7a
Farhan7a
Idam7a
Nabia7a
ardin darmawan7b
cintia dhiniyati7a
Adit7a

Hmm, Banyak sekali yang belum mengerjakan ya 😩, yang namanya belum tercantum diatas segera kerjakan agar dapat nilai  !!!   Ini link nya https://forms.gle/GHvCTh4CnSTHvMSeA
Bagi yang sudah mengerjakan, terimakasih ya tetep semangat! 


Nah, mari kita bahas sedikit materi Memainkan alat musik melodis, kali ini kita bahas 
Memainkan Suling rekorder

Apakah diantara kalian ada yang sudah memiliki suling/rekorder namun belum bisa memainkan?
begini cara bermain seruling 

Teknik Bermain Recorder


Recorder merupakan alat musik melodis yang sumber bunyinya berasal dari tekanan udara (aerophone) dan dimainkan dengan cara ditiup.
Rekoder atau seruling umum digunakan untuk pengajaran disekolah, rekoder yang sering dipakai adalah recorder sopran, disamping recorder sopran ada juga recorder sopranino dan recorder alto.
Recorder sopran mempunyai wilayah suara dari c’ (semua lubang ditutup semua ) , tetapi untuk nada tinggi hampir dapat dipastikan bunyinya disonan sekali. Recorder termasuk alat muzik melodis bukan ritmis (pengiring) dan akan dibahagi menjadi 2 kumpulan iaitu individu & kelompok.

Bagian-bagian recorder

Jenis-jenis recorder

1.      Recorder Sopranino
2.      Recorder Soprano
3.      Recorder Alto
4.      Recorder Tenor
5.      Recorder Bass
6.      Recorder Great Bass (Contra Bass)
Recorder yang umum digunakan dalam proses belajar di sekolah adalah recorder soprano (Descant), Recorder soprano mempunyai wilayah nada dari c’ (semua lubang ditutup) s/d b’’.

Teknik Memainkan Recorder
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memainkan Recorder, yaitu:
1.      Tangan kiri memegang seruling bagian atas dengan posisi jari:
a.       Ibu Jari menutup lobang Oktaf
b.      Jari Telunjuk menutup lobang 1
c.       Jari Tengah menutup lobang 2
d.      Jari manis menutup lobang 3
2.      Tangan kanan memegang recorder bagian bawah, dengan posisi jari:
a.       Jari  Telunjuk menutup lobang 4
b.      Jari Tengah menutup lobang 5
c.       Jari Manis menutup lobang 6
d.      Jari Kelingking menutup lobang 7

3.     Untuk menghasilkan nada tinggi, lobang oktaf yang ditutup dengan Ibu Jari tengan kiri, dibuka ½ hingga ¾.
4.      Kepala tegak dan bahu wajar (tidak tegang)
5.      Dada membusung dan kedua belah siku terangkat sehingga tidak menyentuh badan
6.     Sumber tiupan diletakkan diatas bibir bagian bawah, bibir bagian atas menyentuh sumber tiupan dengan wajar.
7.      Jangan memasukkan bagian kepala Recorder (sumber tiupan) terlalu dalam sehingga menyentuh gigi, dan jangan digigit.
8.      Tehnik Pernafasan dan Tiupan
Bernafas yang baik sama seperti kita bernyanyi yaitu menggunakan pernafasan diafragma. Untuk menghasilkan tiupan yang bagus ucapkan seperti kata ”THU”. Tiupan harus rata jangan terlalu kuat meniup sehingga memekakkan telinga. Biasanya nada do (c’) adalah yang paling susah dibunyikan.
9.      Tuning Pada Recorder (melaras)
Recorder bisa di laras (disesuaikan nadanya bila terdengar agak fals) tetapi biasanya naik turunnya nada tidak sampai ½ nada. Untuk melaras Recorder bisa dengan menarik bagian kepala atau ekor dari recorder dengan menyamakan bunyinya pada stem fluit, garputala atau keyboard.

Tugas kali ini, Menggambar suling saja di buku tulis dengan nama bagian2 nya seperti contoh di atas, 
semoga dilain kesempatan kita bisa latihan bermain suling bersama-sama ya, Amin...




Komentar

Postingan populer dari blog ini

GRAFIK FUNGSI KUADRAT ( matematika kelas 9)

PERSAMAAN DAN FUNGSI KUADRAT (1)

seni budaya kelas 7 ( 6-4-21)