Seni Budaya Bab 9 Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Tekstil (KELAS VII)

 Assalamualaikum wr.wb 👩

selamat pagi semuanya, bagaimana kabarnya? semoga selalu dalam lindungan Alloh SWT.

 setelah sekian lama libur panjaaaaaang kini saatnya kita belajar lagi, 

untuk materi pertama seni budaya d kelas 7 semester 2 kali ini adalah Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Tekstil . yuk simak !


                                  Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Tekstil 







Penerapan ragam hias flora, fauna,  dan geometris pada bahan tekstil banyak  dijumpai di berbagai daerah di Indonesia.  Penerapan ragam hias pada bahan tekstil  dapat dilakukan dengan cara membatik,  menenun, membordir, menyulam,  dan  melukis. Bahan tekstil dibuat dengan  menjalin benang pakan dan lungsi dengan  beragam pola jalinan. Membuat bahan tekstil  bisa dilakukan dengan alat tenun tradisional  maupun modern.

alat tenun


Jenis-jenis bahan tekstil ini memiliki sifat yang berbeda-beda sebagai berikut.  
a. Katun memiliki sifat menyerap air, mudah kusut,  lentur, dan dapat disetrika dalam temperatur panas  yang tinggi.  
b. Wol memiliki sifat sangat lentur, tidak mudah kusut,  dapat menahan panas, apabila dipanaskan menjadi  lebih lunak.  
c. Sutera memiliki sifat lembut, licin, berkilap, lentur,  dan kuat. Bahan sutera banyak menyerap air dan  memiliki rasa sejuk apabila digunakan.  
d. Tekstil dari bahan polyester dan nilon memiliki sifat  tidak tahan panas, tidak mudah kusut, tidak perlu  disetrika, kuat, dan jika dicuci cepat kering

Bahan tekstil dapat diberi  warna baik dari bahan pewarna  alami maupun buatan. Masingmasingbahanpewarnainimemiliki  sifat dan jenis yang berbeda-beda.  Pewarna alam dihasilkan dari  ekstrak akar-akaran, daun, buah,  kulit kayu,  dan kayu. Pewarna  alami, misalnya soga dan kesumba.  Pewarna buatan (sintetis) dibuat  dari bahan kimia, misalnya naptol  dan indigosol. Jenis pewarna  naptol digunakan dengan  teknik celup, sedangkan pewarna  indigosol dapat digunakan dengan  teknik celup atau colet (lukis).  Bahan pewarna buatan memiliki  sifat tidak mudah luntur dan  tahan terhadap sinar matahari.  Sebaliknya, pewarna alami  memiliki sifat mudah luntur dan  mudah pudar karena tidak tahan  terhadap sinar matahari.

Berikut ini contoh penerapan ragam hias pada produk  kaos oblong, dengan teknik menggambar.  
1. Siapkan gambar rancangan ragam hias di atas kertas.
 2. Siapkan kaos oblong berwarna putih dan berilah alas  dari bahan karton atau tripleks di dalamnya agar pengecatan tidak akan tembus ke belakang.  
3. Pindah gambar rancangan ragam hias ke permukaan  kaos dengan pensil.  
4. Selesaikan gambar rancangan dengan menerapkan  warna-warna yang menarik dengan alat kuas.  
5. Keringkan hasil gambar ragam hias dengan hair dryer  atau dijemur.

Menggambar dengan bahan tekstil (kaos) meliputi  beberapa tahapan berikut.  
1. Buatlah sketsa ragam hias yang sudah dipilih.  
2. Gunakan kayu triplek atau karton tebal sebagai alas  kaos dan letakkan di dalamnya agar tidak tembus  ke belakang.  
3. Berilah warna pada ragam hias.  
4. Keringkan hasil gambar pada sinar matahari atau  gunakan pengering rambut (hair dryer).

contoh ragam hias

=====================================
tugas ! 
Rangkum materi di atas di buku tulismu !



Komentar

Postingan populer dari blog ini

GRAFIK FUNGSI KUADRAT ( matematika kelas 9)

PERSAMAAN DAN FUNGSI KUADRAT (1)

seni budaya kelas 7 ( 6-4-21)